ASEAN Youth Creative Industry Fair Agustus 2015, Ajang Terbesar Anak Muda ASEAN Dalam Memajukan Industri Kreatif

This post is also available in: en

aycifAsean Youth Creative Industry Fair :Industri kreatif didefinisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan. serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Upaya pelaksanaan pembangunan berkelanjutan dengan mengutamakan kreativitas inilah yang selanjutnya dikenal dengan istilah ekonomi kreatif, yang diharapkan akan menjadi penggerak utama!dalam tahap perkembangan ekonomi yang baru.

Menyambut visi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) untuk mengembangkan ASEAN menjadi kawasan dengan perdagangan barang, jasa, investasi, tenaga kerja terampil, dan aliran modal yang lebih bebas pada tahun 2020, AYCIF mengusung tema “Seizing Opportunities Within Harmony”.

Kami mengajak seluruh generasi muda ASEAN yang berkiprah dalam industri kreatif untuk saling  menginspirasi dan mengembangkan potensi diri melalui ajang ini. AYCIF bercita Hcita menjadi dasar untuk perwujudan harmoni dan kerja sama dalam melihat peluang yang ada. Agar kedepannya ASEAN dapat menjadi salah satu kawasan terdepan di dunia dalam sektor industri kreatif.” ucap  Eugenia Mardanugraha, Kepala UKM Center FEUI yang adalah pelaksana dari AYCIF 2015.

Sebagai pembuka dari rangkaian kegiatan AYCIF, pada konferensi pers hari ini juga resmi dibuka pendaftaran untuk Creativepreneur Competition. Hingga akhir Mei 2015, kompetisi ini mengundang pelaku industri kreatif muda (berusia 18-35 tahun) di ASEAN dan Jepang untuk berpartisipasi untuk dapat menunjukkan karya terbaiknya kepada praktisi dan ahli industri kreatif serta masyarakat ASEAN dan Jepang. Kompetisi ini akan dibagi dalam  4 (empat) kategori berdasarkan sub-sektor dalam industri kreatif, yakni; Fashion;  Craft &  Product Design;  Games &  Applications; serta Movie & Animation.

“Melalui ajang internasional seperti AYCIF, ide, inovasi serta kreatifitas pelaku industri kreatif akan  dapat terus diasah dan diuji. Para sineas, desainer, atau game-developer muda akan punya media untuk berekspresi dan berjejaring dengan sesamanya. Ini  langkah awal yang baik  untuk membangun sinergi dalam generasi muda industri kreatif.”, ujar Angga Sasongko, sineas Indonesia yang akan menjadi salah satu Dewan Juri dalam CreativePreneur Competition untuk sub-sektor Movie & Animation!ini.

Puncak acara AYCIF akan diselenggarakan pada tanggal 29-30 Agustus 2015 di Kawasan Kota Tua, DKI Jakarta. Acara ini akan diisi dengan seminar dan workshop internasional seputar industri kreatif, eksibisi dari finalis masing-masing  sub-sektor berupa; fashion show, percobaan games & applications, craft making, serta pemutaran film. Juga pertunjukan  seni & musik, dan Creative bazaar yang akan mengetengahkan pelaku industri kreatif se-Asia Tenggara.

ASEAN Youth Creative Industry Fair (AYCIF) 
Creativepreneurs Competition Info

Adapun hal yang menjadi pertimbangan dan para juri yang akan menilai pada tiap sektor adalah :

 

1. Fashion:

Keunggulan dari segi kualitas dan metode perancangan, keaslian dari produk, relevansi antara produk & target pasar, dan kreativitas.

  • Taruna K. Kusmayadi (The President of Association of Indonesian Fashion Designers Enterpreneurs, The founder of Nuna, and Tzi)
  • Rajo Laurel (The Founder of House of Laurel, Philipines Senior renown fashion designer)
  • Chanita Preechawitayakul (The Founder of Senada Theory, Thailand renown fashion designer)
    * Penjelasan lebih detail mengenai kompetisi Fashion dapat dilihat pada:
  • http://www.aseancreativeyouth.org/fashion.html

2. Craft & Product Design:

Keunggulan dari segi kualitas dan metode perancangan, keaslian dari produk dengan membawa identitas budaya dan estetika tradisional,  inovasi kreatif dalam mengolah ketrampilan tradisional, dan relevansi antara produk & target pasar.

  • Prieyo Pratomo: Craft consultant and analyst (Indonesia)
  • Edric Ong: EO Textile Sarawak (Malaysia)
  • Judith Chung: Craft Expert & Artist (Singapore)
    * Penjelasan lebih detail mengenai kompetisi Craft & Product Designdapat dilihat pada:
  • http://www.aseancreativeyouth.org/craft.html

3. Games & Applications:

Kreatifitas &imajinasi dalam menciptakan aplikasi, ketrampilan teknis, inovasi ide dalam menciptakan bisnis aplikasi yang berbeda, dan kemampuan mengembangkan bisnis!aplikasi.

  • Eva Muliawati (CEO of Megaxus Infotech, Representative of Asosiasi Game Indonesia)
  • Nicolas Leymonerie (Coordinator of IGDA Vietnam Chapter)
  • Nicholas Aaron Khoo (Chairman of Singapore Cybersports and Online Games Association)
    *Penjelasan lebih detail mengenai kompetisi Games & Apps dapat dilihat pada:
    http://www.aseancreativeyouth.org/games.html

4. Movies & Animations:

Konsep dan keaslian ide serta implementasi produksi dan rencana pemasaran.

  • Angga Sasongko (Indonesian young renown director)
  • Mohd. Nizam Abdul Razak (Director of Upin Ipin)
  • Jasmine Ng Kin Kia (Board of Directors of the Singapore International Film Festival, Director, Creative Director)
    *Penjelasan lebih detail mengenai kompetisi Movies & Animations dapat dilihat pada:
    http://www.aseancreativeyouth.org/animation.html

Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut, silakan email tim AYCIF 2015 pada
info@aseancreativeyouth.org atau kunjungi media sosial dibawah ini

Website : www.aseancreativeyouth.org
Instagram : @aseancreativeyouth
Twitter : 
@ASEAN_YCIF
Facebook : ASEAN Youth Creative Industry Fair

Author: Akar Media

Share This Post On