Giri Lange Blangsinga

Tanggal 27 Januari 2016
Tempat Grya Blangsinga, Blahbatuh

SONY DSC

Tujuan acara :

Giri Lange Blangsinga berarti sebuah tempat yang memiliki keindahan dari blangsinga. Semangat keindahan ini diwujudkan dengan selesainya fasilitas bangunan baru di grya blangsinga. Keindahan ini dapat diwujudkan dalam banyak bentuk seperti seni pertunjukkan, latihan seni tari klasik maupun dokumentasi tentang seni pertunjukan klasik bali di Grya Blangsinga. Ucapan terima kasih disampaikan kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dalam pembangunan, diantaranya pemerintah daerah Gianyar, Puri Blahbatuh dan Le Meridien Bali Jimbaran Hotel.

Ida Bagus Blangsinga yang lahir di tahun 1929 di tempat ini adalah seorang Maestro dan ahli seni pertunjukkan tari klasik bali. Dimana beliau menginginkan tempat ini menjadi sebuah ruang seni yang dapat melindungi dan mengembangkan nilai dari tari klasik bali. Lebih dari 75 tahun beliau menarikan tari klasik bali sesuai tata aturan budaya tari klasik bali tanpa di tambah maupun dicampur dengan budaya yang lain.

Seni Pertunjukkan ini didukung oleh

  • Sekaa Gong Pinda, pimpinan I Ketut Cater S.Sn, merupakan grup penabuh yang memiliki sejarah yang panjang dan menjaga komitmen utk tetap menjaga keutuhan seni klasik bali. Penabuh sepuh yang selalu mengiringi Ida Bagus Blangsinga sejak awal beliau menari tari kebyar duduk tetap memberikan sumbangsih pengalaman kepada para anggota penerus anggota sekaa Gong Pinda.
  • Sanggar Singa Mandawa Pejeng dan Sanggar Selonding Gita Kelangen Pejeng yang akan membawakan seni pertunjukkan Wayang Lemah, dimana Karya ini merupakan renungan atas perubahan yang terjadi di sekitar kita yang menjadi pergolakan disetiap napas yang selalu sesak akan fatamorgana . Kisah ini di mulai dari kelahiran sang penguasa Alengka yaitu Rahwana
  • Kaoru Nakaya, lahir di Hokaido Jepang, saat ini tinggal di Peliatan Ubud Bali. Belajar tari bali sejak tahun 1999 di STSI Denpasar Bali. Tari Wiranatha yang akan ditampilkan merupakan tarian yang menggambarkan tentang kewibawaan seorang raja. Kaoru Nakaya pernah dibimbing langsung tari ini oleh seorang maestro tari wiranatha yaitu alm Jero Gadung Arwati
  • Cok Istri Putri Rukmini S.Sn (Cok Pring) dari Singapadu, Sukawati Bali. Lahir pada tahun 1971 dan menamatkan sekolah di STSI pada tahun 1996. Tari Legong Lasem yang akan di bawakan oleh ketiga anak didiknya yaitu Ni Putu Mellinea Dewi, Cok Istri Anastasia Wedari dan Ni Kadek Dwi Darma Priantini. Dimana mereka pernah menjadi juara tari Legong Lasem pada tahun 2014 tingkat propinsi.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Dimulai jam 19:00 tanggal 27 Januari 2016

Pembukaan

Pementasan

  1. Wayang Lemah oleh Sanggar Singa Mandawa Pejeng dan Sanggar Selonding Gita Kelangen Pejeng
  2. Tari Pendet oleh Cok Nilam, Dayu Indah dan gek Wina mereka adalah Penari dari Grya Blangsinga
  3. Tari Wiranatha oleh Kaoru Nakaya
  4. Tari Kebyar Duduk oleh AA Bagus Harjunanthara Sutedja (Gung Arjun), Lahir pada tahun 1997 dan mulai belajar pada saat sekolah dasar kelas 3
  5. Tari Legong Lasem oleh Ni Putu Mellinea Dewi, Cok Istri Anastasia Wedari dan Ni Kadek Dwi Darma Priantini.
  6. Tari Teruna Jaya oleh Ida Ayu Triana Titania Manuaba (Grya Blangsinga), Cucu dari Ida bagus Blangsinga yang sangat tekun dan giat berlatih seni pertunjukkan klasik bali ini lahir pada tahun 1998, mulai menekuni belajar tari sejak umur 7 tahun dan belajar menari tari Teruna jaya ini pada umur 9 tahun di bimbing oleh Ibu Ni Ketut Arini,SST
  7. Tari Kebyar duduk oleh Ida Bagus Blangsinga

Sekaa Gong Pinda, contact person I Ketut Cater S.Sn Hp : 0816 581 328

Sanggar Singa Mandawa Pejeng, contact person I Made Sukadana S.Sp ( de Lolen ) Hp : 0896 8547 2166, email : lolenx73@gmail.com

Author: Akar Media

Share This Post On