INNER GAZING

Sebuah proses pengungkapan akan “sesuatu” dengan pilihan bahasa visual masing masing. Ungkapan – ungkapan tersebut bisa berkutat pada persoalan yang bersifat personal maupun non personal. Namun apapun itu, masing masing perupa tentu memiliki sudut pandangnya tersendiri dalam melihat suatu fenomena dan menentukan cara ungkapnya sendiri. Pendek kata setiap perupa memiliki kesadaran untuk merumuskan dan memahami sendiri apa yang telah, sedang, dan akan mereka kerjakan dan semua itulah yang akan mereka bagi dan persembahkan kepada para apresiator yang mengapresiasi karya mereka. Momentum pameran adalah salah satu peristiwa dimana gagasan, konsep, cara ungkap dan pandangan pandangan seniman yang menubuh dan bermuara dalam karya seni mereka masing masing dipertemukan kehadapan publiknya. Atau dalam pameranlah diharapkan terjadi komunikasi antara seniman melalui karyanya dengan publik yang hadir menikmati karya yang tersaji.

Empat perupa yakni Wayan Sudarna Putra “Nano”, I Wayan Suja, Putu Bonuz Sudiana dan Wayan Januariawan “Donal” tampil dalam satu momentum pameran bersama di Komaneka Art Gallery dalam tajuk INNER GAZING. Keempat perupa ini dikenal memiliki “wilayah” jelajah eksplorasi kekaryaan yang berbeda beda. Mulai dari pilihan gaya visual, cara ungkap, subject matter yang diungkap hingga konsep dan pandangan pandangan tentang kesenian dan kesenimanan mereka masing masing. Sehingga momentum pameran bersama yang mempertemukan keempat orang perupa ini sesungguhnya bukan dalam rangka untuk mengajak mereka untuk melihat atau merespon satu pendekatan tematik tertentu yang spesifik seperti layaknya sebuah pameran yang mengusung tema tema yang spesifik. Melainkan memberikan ruang yang sebebas bebasnya bagi mereka berempat untuk menghadirkan “diri” mereka secara utuh dalam memaknai kekaryaan dan kesenimanan mereka. Sehingga judul pameran ini yakni INNER GAZING atau tatapan batin yang bisa juga dimanai sebagai proses menatap kedalam diri lebih bersifat sebagai sebuah bingkai yang merangkum perbedaan perbedaan mereka tersebut. Frame kuratorial pameran inipun bersifat cair dan mengajak perupa untuk menghadirkan penjelajahan atau eksplorasi kreatif mereka dalam berkesenian dan menghadirkan kekaryaan mereka.

Dalam pameran bersama ini mereka bertemu karena sadar “diri” mereka berbeda satu sama lain, satu satunya persamaan mereka adalah mereka sama sama menjadikan seni rupa sebagai sebentuk ekspresi atau ungkapan atas berbagai “persoalan” yang hendak mereka ungkapkan. Mulai dari persoalan tentang seni lukis dalam aspek dan nilainya yang berlapis dalam karya – karya Wayan Januariawan. Persoalan identitas kultural, hingga persoalan sosial dan ekologis Bali dalam karya I Wayan Suja. Persoalan spirituaitas yang menjadi titik berangkat dalam karya abstrak Putu Sudiana. Hingga renungan ihwal diri dan kehidupan dalam metafora metafora potret diri Wayan Sudarna Putra.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :
Sri Wulandari | +62 85739217231 | marketing@komaneka.com

 

Judul Pameran: INNER GAZING

Seniman : I Wayan Januariawan, I Wayan Suja, I W ayan Sudarna Putra, I Putu Sudiana

Penulis: I Made Susanta Dwitanaya & Sri Rahayu

Jumlah Karya : 21 Karya

Pembukaan : Minggu 7 Oktober 2018 pukul 18.30 Wita

Pameran Berlangsung : 7 Oktober – 7 November 2018

Tempat : Komaneka Fine Art Gallery

Alamat : Jalan Monkey Forest, Ubud Gianyar 80571, Bali -I ndonesia

Telephone : +62 361 4792518

Email : gallery@komaneka.com

Website : www.gallery.komanekan.com

Author: Akar Media

Share This Post On