Pameran pertukaran seni terbesar berakhir dengan sukses di Osaka, Jepang. Berkontribusi dalam menemukan seniman berbakat di asia.

 

IMG_5170Pameran UNKNOWN ASIA ART EXCHANGE OSAKA 2015 diadakan pada tanggal 16-18 Oktober 2015 di Osaka-shi Chuo Kokaido (balai kota Osaka) Japan. Terdapat karya-karya seni dengan nilai yang baru di tampilkan oleh seniman seniman muda yang mewakili seluruh Asia. Mereka berkumpul di Jepang. Perwakilan seniman dari Indonesia banyak menarik perhatian dan mendapatkan berbagai apresiasi dari pengunjung. Selama 3 hari berpameran dihadiri lebih dari 6000 pengunjung dan selama periode tersebut semua menunjukkan ketertarikan yang besar. Tujuan utama dari pameran seni ini adalah terjadinya interaksi dan kerjasama antara seniman, kreator, pengamat seni, kolektor dan pengunjung lainnya.

Beberapa seniman dan kreator yang mewakili Indonesia :

IMG_5027 (1)Agra Satria ( MATA Design )
Illustrator/desainer grafis
http://agrasatria.com

lahir di Jakarta. Pernah tinggal dan bekerja di Milan Italy sebagai desainer grafis, dan sekarang bekerja di Jakarta. Agra jatuh cinta dan tertarik terhadap seni ilustrasi sejak berumur 5 tahun. Karyanya terinspirasi dari hal-hal yang ada dan terjadi disekitar dia, dan juga renungan maupun fragmen dari kenangan yang dialami. Karyanya bisa menggambarkan keganjilan, membangkitkan kegelapan namun juga perasaan yang romantis, penuh sesak dengan karakter surealis dan detil yang tidak terukur. Agra mendapatkan dua penghargaan dalam pameran ini, “Taisei Futaba Industry Award” dan “Jury Prize dari Shhih-Pin Chen (juri dari Taiwan)”

 

 

IMG_5026 (1)Nicoline Patricia Malina
Fotografer
http://www.nicolinepatricia.com

lahir di Surabaya. Belajar Fine art di Utrecht belanda dan sekarang melakukan pemotretan di Jakarta. Karya estetik fotografinya sangat istimewa; kaya akan warna dan sempurna, banyak detail dari adegan, mengkombinasikan antara bahan dasar dan sinematik dalam karya hitam putih. Dari luasnya fotografi alam (lansekap) sampai 250_pc_2kamar hotel yang kecil, Nicoline membuat semuanya terlihat sangat spesifik dan terkonstruksi dengan baik. sinematik mentah dan hitam dan putih . Dari alam lansekap untuk kecil berwarna kamar hotel , dia membuat mereka semua muncul sebagai jika mereka adalah set yang telah secara khusus dibangun .

 

 

IMG_5022 (1)Fandy Susanto ( Table Six )
Desainer Grafis
http://www.table-six.com

Fandy Susanto lahir di Jakarta, Indonesia. Sarjana Seni dari Sydney’s Swinburne University, Australia. Pendekatan desainnya terhadap pelaksanaan projectnya berdasar dari memproses setiap proyek dengan kepandaian dalam mengkonsep ide ataupun 251_pcgagasan. Gaya karya visualnya dengan sedikit warna dan sedikit ‘tweak’ tapi tetap fokus terhadap proses dan idenya. Fandy mendapatkan penghargaan dalam pameran ini, “Jury Prize dari Santi Lawrachawee (juri dari Bangkok).

 

IMG_4988UNKNOWN ASIA ART EXCHANGE OSAKA 2015 memilih bapak Hermawan Tanzil ( Gambar ditengah ) sebagai juri dari Indonesia, beliau adalah salah satu senior desainer grafis di Jakarta Indonesia. Lulusan California College Arts & Crafts pada tahun 1985. Mendirikan LeBoYe pada tahun 1990, sebuah perusahaan Desain Grafis terkemuka di Indonesia. Dalam Kariernya lebih dari seratus Design Award berskala internasional dan nasional diraihnya diantaranya : IGDA Indonesia Graphic Design Award, Type Director Club New York, How International Design Award.

 

Informasi Lebih lanjut mengenai profil seniman, akan terbit dalam majalah digital vol.2.

Kiyo Bank presents本DMomote
UNKNOWN ASIA ART EXCHANGE OSAKA 2015
http://unknownasia.net/index.php?lang=INA

Author: Akar Media

Share This Post On